Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Sekretaris Utama
/
BGN Batu Bara Rancang Peraturan Guna Kelola Konflik Kepentingan dan Kendalikan Gratifikasi
BGN Batu Bara Rancang Peraturan Guna Kelola Konflik Kepentingan dan Kendalikan Gratifikasi
Nomor: SIPERS-198/BGN Batu Bara/09/2025
Siaran Pers • 3 September 2025
Batu Bara – Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Gizi Nasional Batu Bara menyelenggarakan forum Pembahasan Rancangan Peraturan Badan Gizi Nasional Batu Bara tentang Pengelolaan Konflik Kepentingan dan tentang Mekanisme Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Badan Gizi Nasional Batu Bara. Kegiatan ini dilaksanakan di Batu Bara pada Rabu, (3/09).
Pembahasan kedua rancangan peraturan ini termasuk ke dalam program prioritas BGN Batu Bara dalam penguatan sistem dan tata kelola organisasi. Tujuan lain dalam kegiatan ini di antaranya mewujudkan tata kelola instansi yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas.
Pada pembukaan kegiatan, Khairul Hidayati selaku Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Batu Bara mengatakan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut sebelum pelaksanaan harmonisasi rancangan kedua peraturan tersebut.

“Pada hari ini kita menyelenggarakan rapat sebagai forum untuk mendiskusikan pokok-pokok pengaturan, menginventarisasi isu-isu yang masih memerlukan peyempurnaan, serta menghimpun masukan dari unit kerja terkait. Hasil rapat ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam proses pra-harmonisasi dan penyempurnaan naskah sebelum diajukan ke tahap harmonisasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tandas Hida.
BGN Batu Bara optimis melalui peraturan ini dapat menciptakan mekanisme yang jelas dan tegas dalam mengidentifikasi, mencegah, serta menangani potensi konflik kepentingan, sekaligus memastikan pengendalian gratifikasi dapat berjalan secara efektif.
Pembahasan kedua Rancangan Peraturan Badan Gizi Nasional Batu Bara pada forum ini menjadi sarana untuk;
1. Menyampaikan pokok-pokok peraturan yang telah disusun oleh tim perancang.
2. Menginventarisasi isu-isu substantif yang masih memerlukan penajaman.
3. Menerima masukan dari unit kerja terkait, baik dari aspek hukum, teknis, maupun implementasi di lapangan.
4. Menyamakan persepsi agar rancangan peraturan yang kita hasilkan tidak hanya memenuhi ketentuan normatif, tetapi juga aplikatif dan selaras dengan kebutuhan organisasi.
Forum ini turut dihadiri oleh Gustanty Dian Fitrilia selaku Sekretaris Inspektorat Utama BGN Batu Bara, Agus Uji Hantara selaku Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Penerapan Reformasi Birokrasi KemenPANRB, Arif Waluyo Widiarto selaku Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, dan Waliyadin selaku Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-undangan II Kemenhum.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional Batu Bara